لِلْفُقَرَاءِ الَّذِينَ أُحْصِرُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ لَا يَسْتَطِيعُونَ ضَرْبًا فِي الْأَرْضِ يَحْسَبُهُمُ الْجَاهِلُ أَغْنِيَاءَ مِنَ التَّعَفُّفِ تَعْرِفُهُمْ بِسِيمَاهُمْ لَا يَسْأَلُونَ النَّاسَ إِلْحَافًا ۗ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

Bagi orang-orang fakir yang terhalang di jalan Allah, mereka tidak dapat berusaha di bumi. Orang yang tidak mengetahuinya mengira mereka orang-orang berkecukupan karena mereka memelihara diri. Engkau mengenal mereka dari ciri-cirinya; mereka tidak meminta kepada manusia dengan mendesak. Dan kebaikan apa pun yang kalian infakkan, sesungguhnya Allah mengetahuinya.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. لِلْفُقَرَاءِ الَّذِينَ أُحْصِرُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ لَا يَسْتَطِيعُونَ ضَرْبًا فِي الْأَرْضِ يَحْسَبُهُمُ الْجَاهِلُ أَغْنِيَاءَ مِنَ التَّعَفُّفِ تَعْرِفُهُمْ بِسِيمَاهُمْ لَا يَسْأَلُونَ النَّاسَ إِلْحَافًاli-l-fuqaraa'i lladziina uhsiruu fii sabiili llaahi laa yastatii'uuna darban fii l-ardi yahsabuhumu l-jaahilu aghniyaa'a mina t-ta'affufi ta'rifuhum bi-siimaahum laa yas'aluuna n-naasa ilhaafanbagi orang-orang fakir yang terhalang di jalan Allah, mereka tidak dapat berusaha di bumi; orang yang tidak mengetahuinya mengira mereka orang-orang berkecukupan karena mereka memelihara diri, engkau mengenal mereka dari ciri-cirinya, mereka tidak meminta kepada manusia dengan mendesak
  2. وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌwa-maa tunfiquu min khayrin fa-inna llaaha bihi aliimundan kebaikan apa pun yang kalian infakkan, sesungguhnya Allah mengetahuinya
Aplikasi

Prioritas diberikan kepada 'orang fakir yang terhalang usahanya' namun 'memelihara diri dari mengemis', mereka dikenali dari 'ciri-cirinya', bukan dari permintaan terbuka, menuntut kepekaan pemberi untuk mencari yang benar-benar membutuhkan tapi malu meminta. Konkretnya: kedermawanan yang matang tidak hanya menunggu permintaan terbuka, ada kepekaan yang dibutuhkan untuk mengenali kebutuhan tersembunyi dari mereka yang terlalu bermartabat untuk meminta secara langsung.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'berilmu' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').