وَمَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمُ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ وَتَثْبِيتًا مِنْ أَنْفُسِهِمْ كَمَثَلِ جَنَّةٍ بِرَبْوَةٍ أَصَابَهَا وَابِلٌ فَآتَتْ أُكُلَهَا ضِعْفَيْنِ فَإِنْ لَمْ يُصِبْهَا وَابِلٌ فَطَلٌّ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
Dan perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya untuk mencari rida Allah dan memperteguh jiwa mereka, seperti sebuah kebun di dataran tinggi yang disiram hujan lebat, lalu ia menghasilkan buah-buahannya dua kali lipat. Jika ia tidak disiram hujan lebat, maka gerimis. Dan Allah melihat apa yang kalian kerjakan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَمَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمُ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ وَتَثْبِيتًا مِنْ أَنْفُسِهِمْ كَمَثَلِ جَنَّةٍ بِرَبْوَةٍ أَصَابَهَا وَابِلٌ فَآتَتْ أُكُلَهَا ضِعْفَيْنِ فَإِنْ لَمْ يُصِبْهَا وَابِلٌ فَطَلٌّwa-matsalu lladziina yunfiquuna amwaalahumu btighaa'a mardaati llaahi wa-tatsbiitan min anfusihim ka-matsali jannatin bi-rabwatin asaabahaa waabilun fa-aatat ukulahaa di'fayni fa-in lam yusibhaa waabilun fa-tallundan perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya untuk mencari rida Allah dan memperteguh jiwa mereka, seperti sebuah kebun di dataran tinggi yang disiram hujan lebat, lalu ia menghasilkan buah-buahannya dua kali lipat; jika ia tidak disiram hujan lebat, maka gerimis
- وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌwa-llaahu bi-maa ta'maluuna basiirundan Allah melihat apa yang kalian kerjakan
Aplikasi
Kontras dengan 2:264: kebun di dataran tinggi yang tetap berbuah baik disiram hujan lebat MAUPUN gerimis, ketulusan (mencari rida Allah, memperteguh jiwa) menghasilkan buah dalam kondisi apa pun, besar atau kecil usahanya. Konkretnya: ketulusan niat membuat kebaikan tetap berbuah meski dalam kondisi terbatas (sumber daya kecil, kesempatan sedikit), sebaliknya dari amal riya yang rapuh terhadap sedikit saja goncangan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
sebutan diterjemahkan 'melihat' per takrif corpus; kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. of dariir'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.