فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۗ وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْيَتَامَىٰ ۖ قُلْ إِصْلَاحٌ لَهُمْ خَيْرٌ ۖ وَإِنْ تُخَالِطُوهُمْ فَإِخْوَانُكُمْ ۚ وَاللَّهُ يَعْلَمُ الْمُفْسِدَ مِنَ الْمُصْلِحِ ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَأَعْنَتَكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

tentang dunia dan akhirat. Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak-anak yatim. Katakanlah, “Memperbaiki keadaan mereka adalah baik. Dan jika kalian bercampur dengan mereka, mereka adalah saudara-saudara kalian.” Dan Allah mengetahui orang yang berbuat kerusakan dari orang yang berbuat perbaikan. Dan sekiranya Allah menghendaki, niscaya Dia mendatangkan kesulitan kepada kalian. Sesungguhnya Allah digdaya lagi penuh hikmah.

Terjemahan bertahap (7 jeda)
  1. فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِfii d-dunyaa wa-l-aakhiratitentang dunia dan akhirat
  2. وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْيَتَامَىٰwa-yas'aluunaka ani l-yataamaadan mereka bertanya kepadamu tentang anak-anak yatim
  3. قُلْ إِصْلَاحٌ لَهُمْ خَيْرٌqul islaahun lahum khayrunkatakanlah, memperbaiki keadaan mereka adalah baik
  4. وَإِنْ تُخَالِطُوهُمْ فَإِخْوَانُكُمْwa-in tukhaalituuhum fa-ikhwaanukumdan jika kalian bercampur dengan mereka, mereka adalah saudara-saudara kalian
  5. وَاللَّهُ يَعْلَمُ الْمُفْسِدَ مِنَ الْمُصْلِحِwa-llaahu ya'lamu l-mufsida mina l-muslihidan Allah mengetahui orang yang berbuat kerusakan dari orang yang berbuat perbaikan
  6. وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَأَعْنَتَكُمْwa-law shaa'a llaahu la-a'natakumdan sekiranya Allah menghendaki, niscaya Dia mendatangkan kesulitan kepada kalian
  7. إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌinna llaaha aziizun hakiimunsesungguhnya Allah digdaya lagi penuh hikmah
Aplikasi

Soal mengurus yatim, jawabannya sederhana: 'memperbaiki keadaan mereka adalah baik' dan mereka adalah 'saudara' jika dipergauli, bukan aturan rumit, melainkan prinsip hubungan yang manusiawi. Konkretnya: mengurus anak yatim (atau siapa pun yang rentan) sebaiknya didekati dengan semangat persaudaraan yang tulus, bukan sekadar kewajiban administratif berjarak.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

tukhaalituuhum/la-a'natakum = 2MP diterjemahkan kalian; yas'aluunaKA 2MS ('kepadamu') SAH. aziizun hakiim INDEF diterjemahkan 'digdaya'. Konvensi zz: al-'Aziiz TAKRIF diterjemahkan 'Sang Digdaya' (KBBI: 'tidak terkalahkan'), indefinit diterjemahkan 'digdaya' (tanpa Maha), izzah diterjemahkan 'kedigdayaan' (satu kata, uji ayat argumen 35:10, 4:139, 10:65, 63:8), gelar Mesir diterjemahkan 'al-'Aziiz'. Pembeda in-formula: qawiyyun aziiz 7× (≠'kuat'), aziizin muqtadir 54:42 (≠'kuasa'), al-'aziiz al-jabbaar 59:23. Cabang alaa: 9:128 'berat terasa', 14:20/35:17 'tidak sulit'. Antonim internal: izz⟷dhull (3:26, 63:8, 27:34). not to be overcome'; azza sh-shay' = 'difficult… IMPOSSIBLE, insuperable'; 'rare, scarce… hence DEAR'; azza alayya = 'DISTRESSED me'. jg 'The Incomparable'. Gelar raja Mesir (2032): 'a surname; like Qaysar'.