إِنَّ الَّذِينَ يَكْتُمُونَ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ مِنَ الْكِتَابِ وَيَشْتَرُونَ بِهِ ثَمَنًا قَلِيلًا ۙ أُولَٰئِكَ مَا يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ إِلَّا النَّارَ وَلَا يُكَلِّمُهُمُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah dari Kitab, dan menukarnya dengan harga murah, mereka itu tidaklah menelan ke dalam perut mereka kecuali api; dan Allah tidak akan menyapa mereka pada hari Kiamat, dan tidak akan menyucikan mereka, dan bagi mereka azab yang pedih.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّ الَّذِينَ يَكْتُمُونَ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ مِنَ الْكِتَابِ وَيَشْتَرُونَ بِهِ ثَمَنًا قَلِيلًاinna lladziina yaktumuuna maa anzala llaahu mina l-kitaabi wa-yashtaruuna bihi tsamanan qaliilansesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah dari Kitab, dan menukarnya dengan harga murah
- أُولَٰئِكَ مَا يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ إِلَّا النَّارَ وَلَا يُكَلِّمُهُمُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌulaa'ika maa ya'kuluuna fii butuunihim illaa n-naara wa-laa yukallimuhumu llaahu yawma l-qiyaamati wa-laa yuzakkiihim wa-lahum adzaabun aliimunmereka itu tidaklah menelan ke dalam perut mereka kecuali api; dan Allah tidak akan menyapa mereka pada hari Kiamat, dan tidak akan menyucikan mereka, dan bagi mereka azab yang pedih
Aplikasi
Konsekuensi keras (menelan api ke dalam perut) bagi yang menyembunyikan kebenaran demi 'harga murah', metafora yang menekankan bahwa keuntungan kecil dari ketidakjujuran berujung kerugian besar. Konkretnya: godaan mengorbankan integritas demi keuntungan jangka-pendek (uang, posisi, kenyamanan) selalu berujung rugi dalam skala yang jauh lebih besar, perhitungan untung-rugi sejati perlu mempertimbangkan konsekuensi jangka panjang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain: 'menyucikan'/'menganggap suci' (memilih SATU sisi). terjemahan ini: neologisme peleburan. AYAT INI BERFRAME NEGATIF (negasi/larangan, diverifikasi corpus). Di sinilah 'tumbuh' TAMPAK janggal, tapi justru negasi yang MENYELAMATKAN peleburan: menolak/melarang sebuah kebaikan-lebur = menolak SELURUH paketnya (suci + pertumbuhan yang mengalir darinya). 'Tidak akan menyucitumbuhkan mereka' = diputus dari SELURUH lintasan naik, lebih kaya, bukan lebih janggal, dari 'menyucikan'. Uji DUA ARAH atas seluruh verba z-k-w: (A) 'menyucikan' tak pernah mustahil; (B) 'menumbuhkan' hanya janggal di 3 ayat, 2:174, 3:77, 53:32, dan KETIGANYA NEGATIF (corpus), tanpa satu pun ayat positif yang janggal. diterjemahkan peleburan LOLOS: positif menuntut kedua sisi (ada), negatif merangkul keduanya via negasi. Kata ini TIDAK memaksakan arah kausal, pembaca menimbang sendiri. Corpus ayat ini: verba «II-kausatif», akar z-k-w. Gambaran satu: tanaman bersih-dari-hama yang KARENA ITU tumbuh subur.