وَمِنْ حَيْثُ خَرَجْتَ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۖ وَإِنَّهُ لَلْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ ۗ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ
Dan dari mana pun engkau keluar, hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Dan sesungguhnya itu benar-benar kebenaran dari Tuhanmu. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kalian kerjakan.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَمِنْ حَيْثُ خَرَجْتَ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِwa-min haytsu kharajta fa-walli wajhaka shatra l-masjidi l-haraamidan dari mana pun engkau keluar, hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam
- وَإِنَّهُ لَلْحَقُّ مِنْ رَبِّكَwa-innahu la-l-haqqu min rabbikadan sesungguhnya itu benar-benar kebenaran dari Tuhanmu
- وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَwa-maa llaahu bi-ghaafilin ammaa ta'maluunadan Allah tidak lengah terhadap apa yang kalian kerjakan
Aplikasi
Perintah menghadap kiblat diulang dengan penekanan 'dari mana pun engkau keluar', konsistensi arah harus dijaga di mana pun berada, tidak tergantung situasi atau lokasi. Konkretnya: komitmen pada prinsip/arah hidup seharusnya konsisten di berbagai situasi dan tempat, bukan berubah-ubah tergantung konteks yang menguntungkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
ghaafil diterjemahkan 'lengah'.